Breaking News

Task, Person & Organizational Analysis

Ada 3 (tiga) point yang menjadi prioritas utama dalam proses pelatihan agar berjalan dengan baik dan hasilnya akan lebih maksimal jika dimulai dengan menganalisa kebutuhan training yang tepat sesuai kebutuhan. Langkah awal yang diperlukan adalah : task based analysis, person based analysis dan organizational based analysis

Task Analysis

Menganalisa  pada kebutuhan tugas yang dibebankan dan dengan apa user itu melakukan tugasnya untuk diketahui jenis ketrampilan apa yang paling dibutuhkan kemudian dapat ditentukan jenis training yang tepat untuk menunjang meningkatkan produktifitas maupun ketrampilannya.

Task analysis merupakan proses menganalisa tentang cara pengguna dalam mengerjakan, menyelesaikan dan bereaksi terhadap tugas dari suatu sistem dan hal-hal yang ingin diketahui oleh pengguna. Fungsi dari task analysis adalah untuk menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan.

Melalui metode task analysis ini, kita kemudian bisa menyusun pelatihan yang bersifat standard dan terpadu. Artinya, melalui analisa tugas dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh setiap jabatan, maka kita kemudian bisa merumuskan jenis-jenis pelatihan tertentu untuk setiap tugas tersebut.

Person Analysis

Dalam analisa ini biasanya telah ditetapkan beragam jenis kompetensi dan juga standar level kompetensi yang diperlukan untuk suatu jabatan tertentu. Misal, untuk level manajer diperlukan penguasaan terhadap 8 (delapan) jenis kompentensi misalnya; leadership, communication skills dll.
Dari 8 (delapan) jenis kompentensi tersebut kemudian ditetapkan hanya menjadi 5 (lima) maka standard level untuk ke-8 jenis kompetensi itu adalah 5 (lima), Langkah berikutnya adalah para manajer akan di-ases untuk melihat level kompetensi-nya, apakah ia sudah berada pada level 5 (lima) kompetensi itu atau belum. Jika belum, pada jenis kompetensi apa saja yang masih perlu perbaikan misalnya dalam kompetensi communication skills. Maka yang bersangkutan diberikan training mengenai communication skills.

Organizational Analysis

Analisa kebutuhan pelatihan yang didasarkan pada kebutuhan strategis perusahaan dalam merespon dinamika bisnis masa depan. Kebutuhan strategis perusahaan dirumuskan dengan mengacu pada dua elemen pokok :
• Corporate Strategy
• Corporate Values

Sebagai misal, sebuah bank akan lebih agresif untuk memasuki pasar usaha kecil dan menengah. Untuk itu diperlukan keahlian dalam membidik pasar UKM. Disini pihak pengelola training bisa merancang serangkaian training yang ditujukan untuk membekali para bankirnya dengan kemampuan teknis mengenai UKM.

Contoh lain, sebuah perusahaan memiliki budaya perusahaan dimana salah satu elemen values yang ingin dikembangkan adalah customer focus, maka pihak pengelola training bisa merancang program pelatihan customer service, dan mewajibkan segenap karyawan pada semua level untuk mengikuti program pelatihan ini.

Saat ini kami telah mempersiapkan berbagai  jadwaltraining  sesuai kebutuhan Anda, silakan lihat jadwalnya disini. Kami juga akan memberikan berbagai fasilitas gratis untuk Anda. Seperti berlangganan Koran Media Indonesia selama 3 (tiga) bulan.

Demikian tips mengikuti training, semoga bermanfaat untuk Anda semua.
Diupdate dari berbagai nara sumber
Salam, anwar@mediaindonesia.com

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Halaman